Apakah Anda pernah bertanya pada diri sendiri, mengapa sebuah tradisi yang sudah berusia ribuan tahun masih terasa begitu “statik” di mata masyarakat modern? Mengapa “patungan sapi kurban” masih sering dipandang sekadar ritual agama tanpa memikirkan potensi sosial‑ekonominya yang jauh lebih luas? Pertanyaan‑pertanyaan ini tidak hanya menantang keyakinan kita, tetapi juga membuka pintu bagi refleksi mendalam …