Ketahanan pangan itu sebenarnya mudah. Kita tanam apa yang kita makan, kita makan apa yang kita tanam.

Makanan itu kebutuhan paling dasar manusia untuk bertahan hidup. Jadi seharusnya ketika manusia lahir dan beranjak besar, maka yang pertama harus diajarkan adalah skill menanam dan beternak.

Mungkin terlambat. Tapi tidak ada salahnya kalau mulai sekarang kita belajar menanam apa yang kita makan.

Kata para ahli, akan ada krisis besar di tahun 2030 yang tidak hanya melanda Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Krisis global. Itulah mungkin alasan mengapa hari ini para konglomerat dunia seperti Bill Gates, Jack Ma atau Jeff Bezos berinvestasi di bidang pertanian secara besar-besaran. Mereka para penguasa harta dunia dan mereka bertani.

Jadi, ayo kita mulai menanam! Kalaupun bukan dalam ranga ikut²an konglomerat atau tidak percaya ada krisis global di 2030, ya minimal buat mulai belajar mandiri pangan kecil²an. Minimal tidak serba beli kebutuhan dapur.

Tidak ada lahan? Bisa mulai di pot di depan rumah atau di lantai 2 untuk yang rumahnya 2 lantai.

Pakar pertanian bilang, untuk Ketahanan pangan keluarga sebenarnya cukup dengan lahan 3×3 meter. Itu cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil dengan dua anak.

Caranya; mulai saja dulu semampunya, sebisanya, sambil digali ilmunya. Karena ilmu yang akan membedakan orang sukses dengan orang gagal.

Terakhir, kita bisa renungkan Hadis Nabi riwayat Bukhari Muslim ini; “Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau tanaman, lalu dimakan oleh burung, manusia atau hewan, kecuali itu menjadi sedekah baginya”.

Jadi lebih utama lagi, sebagai muslim menanamlah dengan niat karena Allah sehingga bernilai ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *